This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 04 April 2015

Jadikanlah Dia Jodohku

TERPUKAU

By: Astrid

Aku memang belum beruntung
Untuk menjatuhkan hatimu
Aku masih belum beruntung
Namun tinggi harapanku
Tuk hidup berdua denganmu

Aku sempurna denganmu
Ku ingin habiskan sisa umurku
Tuhan jadikanlah dia jodohku
Hanya dia yang membuat
Aku terpukau

Aku sungguh sangat bermimpi
Untuk mendampingi hatimu
Aku masih terus bermimpi
Sangat besar harapanku
Tuk hidup berdua denganmu

Aku sempurna denganmu
Ku ingin habiskan sisa umurku
Tuhan jadikanlah dia jodohku
Hanya dia yang membuat 
Aku terpukau

Denganmu aku sempurna
Denganmu ku ingin habiskan sisa umurku
Tuhan jadikanlah dia jodohku
Hanya dia yang membuat
Denganmu aku sempurna 
Denganmu ku ingin habiskan sisa umurku
Tuhan jadikanlah dia jodohku
Hanya dia yang membuat
Hanya dia yang membuat
Aku terpukau

===================================================================================


Dia yang selalu aku sebut dalam doaku
Dia yang selalu aku tunggu kehadirannya untuk menjemputku
Dia yang selalu aku mimpikan di tiap hariku
Dia yang selalu aku inginkan menjadi imamku
Dia yang selalu aku pikirkan dimana asalnya dan siapa namanya
Dia yang selalu aku rindukan kehadirannya dalam tiap sepiku

Jodohku
Apa kabarmu hari ini?
Bagaimana kadar imanku?
Belum siapkah kau menjemputku?
Tunggu ya
Aku akan selesaikan semua kewajibanku disini
Hingga nanti pada saatnya kau datang
Aku siap kau bawa kemanapun kau pergi

Sejak nanti kau ucapkan ijab qabul di depan waliku
Izinkan aku memukulmu karena lama sekali kau datang
Tapi setelah itu aku akan mengabdi padamu tanpa jeda
Aku akan selalu ada di sampingmu
Bersama membangun keluarga dalam rumah surga
Karena sejak itulah kau menjadi partner hidupku
Sehingga surga menjadi lebih dekat ketika kita bersama

Saat ini Allah masih memberi kita kesempatan untuk memperbaiki diri
Hingga insya Allah tidak lama lagi kita akan bertemu dalam kadar keimanan yang baik
Untuk saling menerima semua kekurangan masing-masing
Untuk saling melengkapi hidup yang dulu merasa sepi
Saat itu akan datang tahun ini setelah kewajibanku tertunaikan
Menunggumu di pelataran rindu 
Mempertahankan kesendirian hingga kau datang
Kau yang akan menjadi partner surgaku

Sidoarjo 05042015

Jumat, 06 Februari 2015

Lirik Lagu OST Assalammualaikum Beijing

ASSALAMMUALAIKUM BEIJING 

By: Asma Nadia

Assalammualaikum kekasih hati
Assalammualaikum pendamping diri
Tak pernah ku bayangkan
Kau tawarkan genggaman
Mengobati luka di jiwa

Assalammualaikum cinta sejati 
Assalammualaikum penghias mimpi
Dari negeri yang jauh
Menelusuri waktu
Kau datang penuhi takdirku

Kasih
Tak pernah menyerah
Walau ujian datang menyapa
Cinta
Yang dulu timbulkan luka
Kini pernah berganti cahaya

Assalammualaikum cinta sejati
Assalammualaikum kekasih hati
Dari negeri yang jauh
Menelusuri waktu
Kau datang penuhi takdirku

(Apa yang bisa diharapkan dari perempuan seperti aku?
Aku juga takut. Tapi cinta romantis ada dan tidak butuh fisik yang sempurna untuk memiliki kisah cinta yang sempurna.)

Nice quotes

Assalammualaikum cinta sejati
Assalammualaikum kekasih hati
Apa kabarmu disana?
Semoga kau baik-baik saja
Jaga dirimu, jaga kesehatanmu
Terutama jaga imanmu
Hingga suatu saat nanti
Allah berkenan mempersatukan kita
Ketika kita sudah siap 

Kau sudah siap dengan ketangguhan imanmu untuk menjadi seorang imam
Kau sudah siap dengan kesabaranmu menghadapi wanita akhir zaman ini
Kau sudah siap dengan keluasan ilmumu mengajariku dan membimbingku menjadi lebih baik
Kau sudah siap dengan matangnya pemikiranmu dalam menerima semua perbedaan kita nanti
Kau sudah siap dengan emosimu yang mungkin akan teruji dengan adanya diriku
Kau sudah siap dengan kemampuanmu mencari nafkah untuk kehidupan keluarga kecil kita kelak
Kau sudah siap dengan fisik yang kuat hingga mampu menemaniku dan anak-anak kita
Kau sudah siap dengan kebijakanmu menentukan keputusan ke depannya
Kau sudah siap berbagi denganku tentang apapun masalahmu
Kau sudah siap dengan lapangnya dadamu dalam menerima semua kekurangan dan kelebihanku
Kau sudah siap dengan hadirnya diriku dalam keseharianmu 

Begitu pula denganku
Aku sudah harus siap dengan iman yang kokoh untuk menjaga harga diri dan kehormatanmu
Aku sudah harus siap dengan kesabaran yang terbentang luas dalam menghadapimu
Aku sudah harus siap dengan keluasan ilmu untuk mendidik anak-anak kita kelak
Aku sudah harus siap dengan matangnya pemikiran yang mungkin berbeda diantara kita
Aku sudah harus siap dengan emosi seorang wanita yang lebih terkontrol
Aku sudah harus siap dengan apapun keputusanmu dalam izinku untuk keluar rumah
Aku sudah harus siap dengan fisik yang tangguh untuk menjadi ternyaman saat kau lelah dengan dunia luar
Aku sudah harus siap dengan semua kebijakan yang akan kau ambil
Aku sudah harus siap berbagi semuanya denganmu
Aku sudah harus siap menerima semua kelebihan dan kekuranganmu
Aku sudah harus siap menerima hadirmu dalam keseharianku
Ya aku harus siap dengan semuanya

Assalammualaikum cinta sejatiku
Jujur saat ini aku belum siap secara keseluruhan
Karena aku masih mempunyai pertanggungjawaban pada negara dan keluargaku
Aku tak ingin kita bertemu dalam keadaan sekarang
Karena aku meyakini
Jika aku telah menjadi istrimu nanti
Aku harus mengabdi kepadamu tanpa syarat
Aku akan mengikutimu kemanapun kau pergi
Aku akan selalu meminta izin kepadamu tentang apapun yang akan ku lakukan
Aku akan menceritakan semua hal tentangku
Aku akan menjaga harga diri dan hartamu
Aku harus melakukan semua itu
Karena ketika kau telah mengucapkan ucapan ijab qabul dengan waliku
Kau telah menjadi orang pertama yang harus ku ikuti kemanapun kau pergi
Dan aku telah menjadi tanggung jawabmu sepenuhnya

Assalammualaikum kekasih hati
Sungguh aku berharap kita bertemu tahun ini
Ketika beban dan pertanggungjawabanku pada negara telah tertunaikan
Aku siap menerima kehadiranmu
Dengan izin Allah
Aku akan membuka hatiku menerima semua kekurangan dan kelebihanku
Semoga tahun ini kita bertemu dalam kondisi masing-masing sudah siap
Dan dalam kondisi
Iman terbaik
Waktu terbaik
Tempat terbaik
dan dikelilingi orang-orang terbaik

Satu pesanku, jaga imanmu disan
Hingga kita akan bertemu dan bersatu nantinya
Menjadi partner dalam berjuang meraih ridhoNya
Insya Allah.....

Sidoarjo, 7 Februari 2015
12:35 pm

Selasa, 03 Februari 2015

Ombak Rindu (Versi Anak Dumay)

Karya: Cakra Anggara

OMBAK RINDU

Ku tak tahu siapa engkau di sana
Kau juga tak tahu ku siapa 
Walau dunia maya 
Kau begitu nyata
Diantara ada dan tiada

Tahukah kau apa yang ku rasakan
Walaupun tak pernah ku katakan
Adakah di sana kau merasakannya
Perasaan yang kini ku rasa

Mentari bersama cahyamu 
Bawa rasaku pada dirinya
Agar dia tahu ku mencinta
Cintainya di setiap hariku

Rembulan bersama sinarmu
Bawa rasaku pada dirinya
Agar dia tahu ku merindu
Rindukan dia di setiap malamku

Hanya mampu berserah
Semoga menjatuh cinta kita

Ombak rindu ini akan selau bergelora hingga pada pelabuhan akhir yang telah dituliskanNya

Lagu ombak rindu ini merupakan salah satu original sound track dari film produksi Malaysia. Bagi saya pribadi, sungguh lagu ini sangat romantis (di versi asli Hafez feat Adira). Apalagi ketika seseorang menyanyikannya untukku. Entah apakah memang khusus untukku atau bagaimana, sampai saat ini pun aku tak pernah paham. Tapi sungguh saya pribadi mengucapkan banyak terima kasih kau telah menyanyikannya untukku. Tak pernah ku sangka kau akan menyanyikannya dan sungguh aku tersipu saat itu.

Kali pertama kau menyanyikan itu belum aku rekam euy. Karena hambatannya lepi ini belum bisa buat rekam suara. Akhirnya tanya sini sana untuk cara merekam dan taraaa akhirnya bisa. Dan setelah menunggu lama, kau kembali mau menyanyikan lagu ini. Meski ga bilang untukku sih, tapi aku cukup berterima kasih bisa menjadi pendengarmu di kala pertama menyanyikan lagu ini. Dan sungguh aku pun tak menyangka ternyata liriknya diganti. So sweet.

Dan ketika kau menyanyikan lagu ini dengan aransemen musik asli tapi dengan lirik yang berbeda. Hasilnya membuatku menangis bombay. Huaaaaaaaaa. This song is so romantic. Make my hearts fill the flowers. Dan pada akhirnya (apa karena dasarnya saya cengeng ya), air mata ini pun jatuh tak tertahankan. Kaupun bilang lagu ini buat semuanya. Entah apa sebenarnya maksudmu, aku cuma mau mengucapkan terima kasih atas kesempatannya menjadikan aku sebagai pendengar dimana pertama kali kau menyanyikan lagu ini versi kamu sendiri. Terima kasih....

*Dan karena aku sudah berhasil rekam di lagu kedua ini, ga bosen euy tiap dengernya. Eleh eleh... hahahaha
 

Senin, 01 September 2014

Jakarta dan Bangka September 2013 "PART 1"

Yeah
Inilah pengalaman perjalanan ba'da Idul Fitri
Anggap aja mudik lah ya, nasib dah hampir 26 tahun hidup di dunia belum pernah ngerasain yang namanya MUDIK
Hahahahaha

Perkiraan awal bulan September. Nah ini pas banget sama mazku dateng dari Korea setelah selesai menyelesaikan studi S2 nya di PNU (Selamat gelar M.Sc. nya). Nah maz saya ini landingnya di Jakarta. Kebetulan ba'da Idul Fitri, musimnya orang mudik donk. Jadinya pengen deh kami sekeluarga pengen ke Jakarta juga (saya, mommy, mbak, ponakan). Nah kebetulan juga, maz saya lainnya dah kerja penempatan di Jakarta (walaupun masih sering keliling Kalimantan dll juga sih), pas kan jadinya. Ya udah deh, beli tiket berempat janjian ketemu di Jakarta. Dan karena si mommy ini kangen sama cucu2nya yang di Bangka, lama ga ketemu sih, sama maz yang di Jakarta dibeliin deh tiket Jakarta-Bangka pp sekalian maen ke sana. Cihuiiii .asik kan. Tiket gratisss asekkkkkkkkkk,,,,,

Ok. Jadi ceritanya saya akan naik pesawat langsung 4 kali (Surabaya ke Jakarta, Jakarta ke Pangkalpinang, Pangkalpinang ke Jakarta, dan balik Jakarta ke Surabaya). Nah kebetulan itu dua maskapai yang berbeda. Ok lah. Pengalaman pertama naik pesawat langsung 4 kali. Ih wow. Takut sih (emang dasarnya katrok). Padahal rumah dah deket banget sama bandara Juanda. Tiap hari pesawat bolak-balik lewat di atas rumah. Tapi asli, naik pesawat baru pertama ini, di bulan September 2013. Hihi. Ok lah untuk yang pertama perjalanan dari Surabaya ke Jakarta ya. 

Pertama kali masuk bandara, biasanya cuma nganter doang di depan haha. Nah karena berempat ini awam di bandara dan tiga baru naik pesawat (my mom kan dah pernah), kami berempat celingak celinguk kiri kanan kayak orang bingung. Langsung deh ada yang menawarkan jasa ngiket barang bawaan. Belum ngiyain dah main geret aja tuh. Diem aja (kirain gratis). Lhahdalah setelah selesai bayarnya sampe 200rb an. Hahahaha. Ngakak guling-guling. Ternyata bayar bro. Ya buat pengalaman aja lah. Dimaklumin aja kali. Baru pertama kali terbang. Wkwkwkwk

Ok setelah selesai, langsung deh ke counter bagian maskapai sesuai tiket. Naruh tas ke bagasi dll. Nah ini juga yang dari kemarin ditakutin ngelebihin kuota bagasi, lhah ternyata jauh bener yak. Di kuota kan masing2 orang 15kg dikali 4 jadi 60 kg. Nah pas berangkat cuma 35kg berempat. Jadi ya sisa banyak. Gakpapa lah. Pengalaman (lagi2 pengalaman itu berharga bro). Ok setelah itu langsung naik ke lantai dua sesuai gate yang tertera. Ternyata masih lama, jadi ya ngobrol ngalor ngidul aja di bagian tunggu. 

Setelah kurang lebih 45 menit menunggu, dipanggil deh penerbangan kami. Cus langsung siap2 mau naik pesawat. Ihaaaa. Pengalaman tak terlupakan. Oh ya, jangan lupa KTP selalu ditaruh di tas depan biar ga ribet carinya. Karena selaluuuuu ditanyakan dan disuruh menunjukkan KTP ini, juga TIKET yak. Nah dari pertama kali masuk sampai duduk di pesawat, mata ini ke kiri dan ke kanan melihat gimana sih di pesawat itu. Dan setelah duduk, rame deh. Apalagi saya, mbak, dan keponakan duduk 1 kursi deret. Kecuali my mom duduk dengan dua orang tua lain. Lhah bertiga ini duduk jadi satu, alamat. Pasti ramenya tak terkira. Apalagi dari bertiga ini ya inilah pertama kali naik pesawat. Hahaha. 

Sebelum take off sih ok2 aja ya. Nah dah mau mulai take off, wihhh. Rasanya aduhai. Rasanya seperti seluruh badan ini dikocok-kocok. Macam kita ngejus itu kali ya. Buahnya dikocok-kocok di blender. Kocokan ini berdampak pula pada pusing dan telinga (apalagi telinga kiriku dah pernah infeksi karena membran timfaninya luka). Beghhh, jadi rasanya pengeng. Dan gitu kan pengen lihat bawah ya, secara pengen lihat dari atas gitu. Jiah ternyata tambah pusing Saudara. Hahahaha. Jadilah diem aja sampe take off selesai dan pesawat sudah di titik tinggi yang diperbolehkan. 

Akhirnya beberapa menit kemudian pesawat di titik tinggi yang diperbolehkan. Boleh lepas safety belt, pengen sesekali nengok bawah meski agak pusing. Cerita-cerita lagi deh sama mbak dan ponakan tentang take off tadi. Jadi cekikikan sendiri. Hahahahaha. Dan setelah sejam berselang kemudian, tiba saatnya landing. Sama saja take off dan landing Saudara. Kita dijus lagi dalam blender. Hahahaha. Tapi its OK lah, landingnya mulu. TOP lah buat maskapai nih.

Setelah itu turun deh dari pesawat. Dan inilah muka2 turun dari pesawat. Kayak orang hilang. Hahahaha

Check it out...

Yeah, ini dah sampe di Bandara CGK (zzzz itu yang edit ponakan jadi bandara Jakarta)



 Setelah turun dan foto2 masih aja cekikikan. Haha. Setelah itu langsung masuk Terminal 3 dan antri ambil koper. Nah ini yang bikin bingung, asal nunggu aja ga ngeliat ini koper pesawat darimana. Dan ternyata setelah 10 menit menunggu kok ga muncul2, ya iyalah ga akan pernah muncul. Orang itu pesawat dari Medan. Hahahahahaha

Dengan bingung cari tulisan yang kasih info itu bagasi pesawat dari mana dan ternyata pesawat yang dari Surabaya ada di pas deket pintu masuk. Hahaha. Balik kucing deh. Setelah 15 menitan menunggu langsung deh keluar, duo mazku sudah nunggu di luar. Akhirnya ketemu deh. Salim, cupika cupiki, tanya kabar, dan lainnya. Nah pas mau keluar terminal 2, my mom pengen ke KM. Akhirnya aku, mbak, dan ponakan ngikut juga deh. Dan ternyata kekatrokan kembali terjadi. Hahahahaha

Jadi ceritanya, my mom itu kan ga suka kalo ke KM yang ga pake bak mandi gitu, kan kalo di bandara dan mall emang kebanyakan pake yang shower itu kan ya. Ada juga yang langsung nyemprot dari situnya. Nah karena my mom ini ga paham dan posisi saya dan mbak juga sudah masuk dalam KM, my mom nyoba dan akhirnya nyemprot deh. Udah gitu my mom teriak2. Jadilah kehebohan sebentar di KM. Hahahahaha. Dah antrian panjang lagi. Langsung aja deh dah selese langsung keluar ga peduli dengan tatapan mereka atas kekatrokan kami. Hahahaha

Ya emang gini orang Desa Sedati Gede. Rumah deket bandara tidak menjamin kita itu orang kuto. Bangga aja yang punya desa. Walaupun aku ndiri juga bingung ini desa apa kota. Hahaha

Ok lah. Dah sampe di Jakarta
Pertama kali ke sini
WELCOME TO JAKARTA.....


Welcome Back

Welcome backkkkkkk

Udah lama banget nih saya ga nulis blog. Jadi kangen banget mau nulis.
Banyak perjalanan yang terlewatkan nih. Gimana ya enaknya?

Ok lah. Kita akan bahas satu2 ya nanti.
Flash back dulu dengan kenangan-kenangan terindah. Haha lebai

Wait yak

Terakhir posting itu tanggal 25 Februari 2014 dan saya belum menceritakan perjalanan pertama naik pesawat di tahun 2013?
Wah harus dicari dulu nih foto2nya. Haha

-------

Ok lah itu masa yang akan datang.
Nah untuk saat ini, lagi ribet bin njelimet bikin yang namanya PASPOR.
Subhanallah...
Udah nanti lagi deh ceritanya yak.
Satu-satu
Buahahahahah

Babaiiiiiii.....................

Selasa, 25 Februari 2014

Tips Menunggu dan Menjemput Jodoh by Ustadz Felix

Sumber: http://www.globalmuslim.web.id/2013/08/ustadz-felix-siauw-tips-menunggu-dan.html

1. Jangan fokus pada siapa yang harus dipilih tapi fokus melakukan perubahan diri yang lebih baik agar pantas mendapatkan jodoh yang baik.
2. Jangan menginginkan seseorang menjadi seperti yang kita harapkan tapi bagaimana kita bisa menjadikan diri seperti orang yang kita harapkan.
3. Berusaha memposisikan diri untuk siap lahir batin serta berani menghadapi pernikahan kapanpun jika sewaktu-waktu jodoh telah hadir.
4. Berusaha untuk tidak patah semangat dan trauma terhadap masa lalu yang kurang menyenangkan bukalah lembaran baru yang lebih baik mulai hari ini dan untuk hari-hari selanjutnya.
5. Menjalin hubungan persahabatan dan persaudaraan sebanyak-banyaknya, akan lebih baik jika banyak bergaul dengan sahabat yang baik, siapa tahu jodoh kita berada di antara mereka.
6. Jangan terburu-buru menilai atau memberi kesimpulan kepada seseorang itu tidak layak bersama kita karena sejatinya jodoh itu akan hadir atas ridha ALLAH, sedangkan kewajiban kita hanya berikhtiar.
7. Jangan terlalu mengkhawatirkan usia. Di usia berapapun menikah tetap baik jika kita mampu mempertanggungjawabkan pernikahan tersebut di hadapan ALLAH, Bagi pasangan, keluarga besar serta masyarakat.
8. Teruslah berikhtiar dan berdoa, karena doa bisa mengubah yang tidak mungkin menjadi mungkin sesuai kehendak-Nya.
13414930551896026098.jpg (600×450)Ya ALLAH.. Dekatkanlah jodoh orang yang membaca status ini. Tenteramkanlah hatinya. Lapangkanlah dadanya. Bahagiakanlah hidupnya. Luaskan rezekinya. Mudahkan segala urusannya. Kabulkan cita-citanya. Jauhkan dari segala musibah. Jauhkan dari segala penyakit, fitnah, prasangka keji, berkata kasar serta kemungkaran.
Aamiin ya Rabbal'alamin..

Berikan Cinta Jalan Ketenangan

Malam ini kembali ingin ku menarikan tanganku hingga menghasilkan sebuah sajak yang berguna bagi diriku suatu saat nanti. Dimana suatu saat nanti bibir ini akan tersenyum indah mengingat sebuah masa yang ku rasakan malam ini. Di tengah padatnya pekerjaan dan tugas kuliah yang menumpuk. Hati ini rindu akan sebuah tangisan yang kadang mampu membuatku selalu menuliskan kenangan indah. 

Adapun tulisan ini akan ku mulai dengan syair lagu dari Maidany berjudul Berduka Cinta:

Prinsip hidup terbaik yang menemaniku jatuh bangun pada perjuangan meraih beasiswa



Pejamkanlah mata hadirkan mereka
Yang dicinta ke dalam hati
Bayangkanlah
Bila mereka tlah tiada
Di saat mata terbuka

Berikanlah cinta jalan ketenangan
Agar tidak terluka ia nanti
Bayangkanlah
Bila mereka tlah tiada
Di saat kehilangan

Bila cinta saat bersama dapat mengurangi rasa
Dan buatlah kebersamaan bagai perpisahan saja
Agar cinta tetap berasa

Besarnya sebuah rasa cinta kita
Pada orang yang kita cintai
Kan terasa
Di saat ia telah pergi
Telah tiada

Sebelum ku tuliskan apa yang aku rasakan, aku ingin tertawa. Tertawa lepas mendengar semua kebodohan yang pernah ku lakukan dulu. Sebuah dusta yang tak pernah lepas dari anak Adam. Tapi ternyata Allah masih sangat menyayangiku. Kini aku disibukkan dengan kuliah dan pekerjaan kembali. Hingga tak pernah lagi memiliki waktu untuk memikirkan sebuah kata yang saat ini menjadi konyol buatku, CINTA.

Sedikit tergelitik dengan satu bait dalam lagu di atas. Yaitu syair yang berbunyi "BERIKANLAH CINTA JALAN KETENANGAN AGAR TIDAK TERLUKA IA NANTI". Sebuah syair yang mampu menghentak adrenalinku sesaat. Memang benar, cinta harus diberikan sebuah jalan ketenangan agar suatu saat nanti tidak mampu memberikan sebuah luka pada hati ini. Akan tetapi itu dapat dilakukan jika memang kita benar-benar menautkan hati pada Rabb kita, Sang Pemilik Cinta.

Tapi aku yang dahulu sungguh hina dan penuh dusta. Bahkan mungkin hati ini dulu tak pernah terpaut padaNya hingga berulang kali hati ini terluka hanya karena sebuah kisah kekonyolan yang Allah gariskan dalam hidupku. Ya Rabb, maafkan semua kesalahan hamba. Aamiin.

Kini aku pun sadar, bahwa untuk menikmati hidup, kita harus memberikan jalan ketenangan pada kata cinta. Dengan jalan ketenangan tersebut, sungguh hati kita tak akan pernah tersakiti. Ketenangan karena hati kita tertaut pada Sang Maha Cinta. Ketenangan karena diri ini telah pasrah pada skenario dan ketentuanNya. 

Dan saat ini Allah benar-benar menuntunku ke jalanNya. Jalan ketenangan dengan segala kesibukan duniawi. Namun sungguh aku masih sangat beruntung, memiliki sahabat yang tak pernah lupa mengingatkanku akan tabungan ukhrowi. 

Ya Rabb, sungguh diri ini hina dan penuh dosa. Hamba bersujud padaMu. Maafkan semua kesalahan hamba. Kini hamba sadar Engkau sangat menyayangi hamba. 

Titip bapak disana ya Allah. Miss u bapak.

Maafkan masa lalu
Nikmati saat ini
Tawakalkan masa depan

"Skenario Allah memang panjang, tidak sependek FTV. Tapi hamba yakin bahwa akhir skenario Allah lebih indah dibandingkan skenario buatan manusia"

Sabtu, 21 Desember 2013

Hatiku, Hatimu, Hatinya, Hati Mereka.......

Hmmmm... apa kabar blog ku?
Lama gak mengunjungimu.. hehehe
Dan kamu pasti tahu, ketika aku mengunjungimu, adalah saat dimana aku sedang berlinang air mata
Hahhaa... begitu pula malam ini


Memang susah memiliki hati yang sensitif. Ada sesuatu sedikit yang menggores hati, pastilah air mata tercurah dengan begitu deras. Seperti apa yang ku rasakan malam ini. Dimulai dari keisenganku yang akhirnya malah balik lagi ngebuat aku menangis. Ya Rabb...

Buat yang aku sakiti malam ini karena keusilanku, dari lubuk hatiku yang terdalam aku minta maaf karena telah menggores luka di hatimu. Sungguh aku hanya ingin berniat usil tapi ternyata usilku kelewat batas. Maafkan hamba ya Rabb.

Aku hanyalah seorang manusia biasa bertipe melankolis yang telah berumur seperempat abad. Tapi sampai sejauh ini, aku menyadari bahwa aku belum mencapai tingkat kedewasaan sesuai umurku tersebut (mungkin karena itu kali ya Allah belum mengabulkan doa dalam tiap sujud panjangku, hehehe). Dulu aku terlihat sangat sangatlah kuat, ketika lelaki terhebat dalam hidupku masih menemaniku dimanapun, kapanpun, dan selama apapun. Tapi setelah lelaki terhebat tersebut pergi, mulailah hatiku menjadi labil selabil-labilnya. Tak ada seseorang yang mampu memberikan ketenangan seperti saat beliau berada di sampingku. Ya Rabb, hamba bener-bener rindu beliau.

Kali ini aku ingin berbincang masalah hati. Ya, hati ini yang ternyata sangat rapuh. Meski aku mencoba untuk selalu terlihat tegar dihadapan semua orang. Mulai belajar menerima kenyataan, sepahit apapun itu. Mulai belajar tidak cengeng, walaupun masih sangat susah, karena dah dari sononya kali ye aku terlahir cengeng. Hiks hiks. Tapi ya itulah aku, manusia melankolis yang ingin tampil apa adanya. Tak ingin menjadi pribadi yang munafik. Ketika aku suka or tidak suka sama seseorang, ya harus ngomong langsung. Apapun responnya, itu sudah merupakan risiko yang harus aku terima. Begitu pula masalah cinta. Aku yakin, saat ini aku bukanlah pribadi yang lemah dengan satu kata itu. Karena aku sudah mulai berani menerima semua kenyataan yang ada. Alhamdulillah ya.

Tetapi ketika aku menyakiti orang lain, aku pasti akan nangis bombay hingga tiada terkira. Penyesalanku pun akan melebihi penyesalan ketika aku menyakiti diriku sendiri. ya, memang aku dari dulu dapat diibaratkan seperti sebuah lilin. Menerangi lingkungan sekitar, walaupun diriku sendiri akan meleleh hingga hilang tak berbekas. Tapi aku akan merasa senang karena akan melihat senyum orang-orang yang aku cintai di sekelilingku. Hehe. Kembali lagi deh, aku benar-benar minta maaf ya buat kamu di sana. J

Minggu, 11 Agustus 2013

Ketika Pedulimu...

Baru buka fb
Di wall ada temen yang bikin notes seperti ini...
****

Ketika pedulimu sudah tidak dihargai.
Tak ada alasan bagimu untuk terus menangisi.

Ketika pedulimu sudah tak dianggap.
Tak ada alasan bagimu untuk tetap berharap.

Ketika pedulimu sudah dicampakkan.
Tak ada alasan bagimu untuk tetap bertahan.

Ketika pedulimu sudah dibuang,
Tak ada alasan bagimu merasa bimbang.

Ketika pedulimu sudah tak diharap.
Tak ada alasan bagimu untuk terus meratap.

Hidup terlalu singkat jika hanya untuk berharap.
Mengharapkan orang yang sudah tidak peduli adalah sebuah kesia-siaan.
Memikirkan orang yang sudah tidak peduli adalah sebuah kerugian.

Yuk tegarkan hatimu.
Lapangkan dadamu.

Bukankah dunia diluar sana masih luas?
Bukankah diluar sana masih banyak hati yang masih ingin peduli?

Yakinlah..
Jika pada suatu hati harapanmu disisihkan..
Maka Allah telah menyiapkan hati yang lain untuk engkau temukan...

*********************
Ketika membaca notes di atas, bener2 dah. 
Notes di atas gw banget. 
Bagaimana tidak, memang selama ini (hampir 5 bulan), peduliku yang teramat sangat, ternyata tak pernah bermakna buat dirinya. 
Peduliku yang ahhhh entahlah. 
Rasanya aku sudah tak ingin kembali mengungkit apa yang telah ku lakukan dulu. 
Why?
Karena sekarang semua telah berakhir. 
Semua telah diperlihatkan oleh Allah. 
Siapa dan bagaimana dia yang sebenarnya.
Hati, kuat ya. 
Suatu saat nanti akan ada yang menghargai tentang pedulimu. 
Suatu saat nanti akan ada seseorang yang menyanjungmu karena besarnya pedulimu.
Saat ini, tak akan pernah lagi aku memikirkan tentang sebuah hati yang memiliki satu sisi kosong itu. 
Yeahhh....
Semangattttt!!!!

^_^

Minggu, 21 Juli 2013

@BidadariRindu













Malam ini kembali pengen ngetweet
Eh ternyata kok nemu salah satu akun yang anu banget dah...
^_^

Buat kamu yang pernah ada dihidupku, aku (masih) menunggu kamu kembali mencariku lagi. . :")

Aku udah kehilangan kamu ya? Kamu yang dulu selalu membuat aku tersenyum. Aku rindu candamu :")

Kamu rindu aku nggak? Kalo aku sih ngabisin seharian untuk merindukan kamu :")

Bodoh ya, terlalu sayang sama kamu, jadi nggak pernah sadar kalo selama ini aku disakitin :")

Aku punya pertanyaan, masih adakah aku dihati kamu, karena kamu pun tak pernah benar-benar pergi dari sini *tunjuk hati* :")

Paling tidak aku tau sedikit kabarmu baik, itu sudah cukup menenangkan aku, walaupun belum bisa menghapuskan rindu :')

Kenapa kita harus dipertemukan ya, kalo kamu hanya memberi luka yang cukup dalam. :') sakit

Kamu pernah menjadikan aku yang terbaik, walaupun sekarang kamu menganggap aku adapun tidak :")

Iya aku terluka. . Apa kamu peduli? Sepertinya tidak. Karena mungkin perasaanmu tak sama lagi. Kamu berubah :')

Aku mulai mengerti apa artinya sakit, itu adalah saat aku mulai menyayangimu semakin dalam. :')

Aku masih disini menunggu kamu, walaupun mungkin aku sudah nggak ada dihatimu, bahkan mungkin tak terbesit dipikiranmu :")

Beri aku sedikit alasan kenapa kita menjauh, jadi aku tak menerka sendiri, tak sakit sendiri :")

Kamu apa kabar? Kabarku tak pernah lebih baik seperti saat kamu ada disampingku.. :")

Dulu sih senyumku selalu karena kamu, tapi itu dulu sebelum kamu mulai merubah sikapmu menjadi seakan nggak perduli :")

Aku tunggu kabarmu pagi ini ya. Semoga kamu tau aku selalu menunggu :")

Lelah ya? Iya lelah. . Tapi aku masih ingin bertahan. Iya sepenting itulah kamu untukku. Meski kamu tak pernah menganggap aku ada :")

Aku selalu mencoba untuk memahami maumu, meskipun kamu tak pernah berusaha sedikitpun untuk mengerti aku :')

Hai rindu bisa nggak sedikit berkurang, aku ingin beristirahat dan Berhenti memikirkannya sebentar saja :")

Harapan yang kamu beri itu manis, tapi berbuah pahit. . Seakan nyata, tapi ternyata semu :")

Bisa nggak sedikit lebih punya hati, bagaimanapun juga akukan pernah berarti dalam hidup kamu :")

Kita pernah bahagia, pernah merasa saling takut kehilangan, tapi itu dulu, sebelum kamu sibuk dengan duniamu sendiri :")

Pedih ya, merindukan tapi tak dirindukan, mengharapkan tapi tak diharapkan. Memperhatikan tetapi selalu diabaikan. Iya pedih :")

Kenapa dulu kamu membuat aku jatuh cinta kalau hanya untuk meninggalkan? Apa aku memang pantas disakiti? :")

Aku sadar bahwa mungkin perasaanmu tak lagi sama, tapi paling tidak jangan bersikap dingin padaku yang masih berharap :")

Tuhan aku punya permintaan, aku ingin rasa rindu ini tidak menjadi menyakitkan, melainkan menyenangkan karena mendapat balasan :")

Aku tidak akan menyalahkanmu mengabaikan rinduku, aku menyalahkan diriku sendiri karena terlalu berharap :")


Apakah kau tidak mendengar?
Apakah kau tidak melihat?
Semua ini tidak mudah
Tapi hidup terus berjalan
Waktu belum akan berhenti
Hingga aku pun memaksa semuanya berjalan
Walaupun terseok dan tertatih menghadapi hidup
Semua adalah konsekuensi yang harus aku tanggung
Karena dulu hati telah memilih

Kini aku hanya bersimpuh memohon pada Penciptaku
Memohon kekuatan hati untuk terus menjalani hidup
Hingga mungkin kini hatiku tak berbentuk
Tapi hidup harus tetap bergerak maju
Karena aku tak ingin dilindas oleh nafsu

Ya Rabb
Kuatkan hati hamba dalam menjalani hidup ini
Hingga suatu hari nanti
Aku menemukan semua jawaban atas semua tanya ini

Aamiin....

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More